bukan tidak, hanya belum

kalimat itulah yang menjadi kalimat sakti untuk menenangkan Sita, gadis lucu berusia 8 tahun yang menangis ketika panitia mengumumkan bahwa dia tidak menjadi juara mewarnai. padahal dia sudah sering menjuari perlombaan semacamnya sebelumnya. sang Ibu dengan sabar menenagkan hati Sita yang terlihat tidak bisa menerima keputusan panitia lomba. bukan pekerjaan yang mudah memang, karena setiap ibunda minta untuk Sita tenang, Sita justru berteriak dan menangis lebih kencang. "Sita warnainnya udah bagus kok. mungkin belum saatnya menang saja, nak" tukas Ibunda yang mulai kewalahan menenagkan buah hatinya. setelah minum air putih dan dibelikan makanan jepang kesukaannya, baru Sita diam

mungkin Sita masih terlalu kecil untuk mencerna kata kata dari ibunda. Sita tenang memang gara gara dia makan makanan jepang yang menjadi makanan favoritnya, bukan karena perkataan ibunda yang "mungkin belum saatnya menang saja, nak". tapi namanya anak kecil pasti memilih sesuatu yang lebih menarik (makanan jepang) daripada harus susah susah mencerna kata kata yang sebenarnya adalah mutiara dari sang ibunda.
lantas hingga kapan kita mau terus terusan untuk tidak memilih mencerna kata kata? bukankah kita sudah bukan seusia Sita? baiklah kalau begitu silakan santap makanan jepangmu

Mengenai Saya

Foto Saya
pemurah namun tidak murahan